Full day school atau saat ini lebih sering menggunakan nama Pendidikan Penguatan Karakter (PPK). Yakni, siswa lebih lama di sekolah dengan penambahan jam pelajaran untuk penguatan karakter anak. Bentuknya seperti tambahan pelajaran agama atau pengenalan budaya. Kemendikbud hanya akan menyesuaikan kontennya sesuai dengan konsep yang telah dibuat sekolah atau pemerintah daerah.
Berbagi Pengetahuan Seputar Dunia Pendidikan , Perangkat Pembelajaran, Info CPNS , Administrasi Sekolah, Berita Pendidikan
Contoh Jadwal Pelajaran Full Day School SD Untuk Semua Kelas
Full day school atau saat ini lebih sering menggunakan nama Pendidikan Penguatan Karakter (PPK). Yakni, siswa lebih lama di sekolah dengan penambahan jam pelajaran untuk penguatan karakter anak. Bentuknya seperti tambahan pelajaran agama atau pengenalan budaya. Kemendikbud hanya akan menyesuaikan kontennya sesuai dengan konsep yang telah dibuat sekolah atau pemerintah daerah.
Solusi Dan Tips Situs SSCN Lemot dan Tidak Bisa Dibuka
Selain Permasalahan Umur dan Ijazah salah satu permasalahan yang dirasakan oleh pendaftar online saat mendaftar di situs resmi pendaftaran CPNS 2018 yaitu sscn.bkn.go.id dirasakan susah terbuka atau susah diakses, kalaupun bisa dibuka situsnya terasa lemot. hal ini tentu membuat para pendaftar cpns merasa jengkel dan pusing dan takut kalau dipaksakan malah dokumen yang diupload jadi bermasalah. apakah sobat juga merasakan susah masuk ke situs pendaftaran online cpns 2018? jika ya silahkan baca artikel ini sampai tuntas.
Solusi dan Tips Mengatasi Situs sscn.bkn.go.id tidak bisa dibuka atau lemot.
Berikut ini beberapa solusi dan tips yang bisa sobat praktekan untuk mendaftar di situs sscn yang lemot atau bahkan tidak bisa dibuka.- Pastikan sobat memiliki kuota yang cukup jangan paksakan jika kuota sobat pas-pasan.
- Pastikan Koneksi internet sobat stabil dalam artian ini bukan konesi internet yang cepat saja namun stabilnya koneksi internet sangat berpengaruh ketika Registrasi CPNS 2018
- Jangan mendaftar / membuka situs sscn pada jam sibuk. seperti hari-hari kerja. karena kemungkin pada jam ini situs tersebut banyak yang mengakses sehingga servernya penuh dan terasa lemot.
- Akses lah pada jam-jam longgar. artinya ketika sobat mengakses situs sscn.bkn.go.id usahakan jangan diakses pada jam sibuk. lebih baik buka di jam-jam yang dirasa orang lain jarang yang mengakses situs tersebut. misalnya saja di jam-jam tengah malam seperti jam 11 - jam 6 pagi, biasanya pada jam ini situs sscn.bkn.go.id jarang yang mengakses karena kebanyakan pada tidur.
- Agar koneksi sobat Stabil selagi mendaftar cpns 2018 silahkan ping ke google dengan menggunakan CMD. bagi yang belum tahu silahkan lanjutkan membaca artikel ini.
- Buka CMD / Command Prompt. jika belum tahu dimana itu CMD sobat bisa menggunakan pencarian di komputer dan tulis CMD atau Command Prompt.
- Setelah terbuka silahkan tulis : Ping(spasi)www.google.com(spasi)-t
- Selanjutnya tekan Enter pada Keyboard komputer sobat
Aksi Guru Honorer Semakin berani, Apakah Salah?
Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Lukman Said mengungkapkan, aksi honorer K2 (kategori dua) dan non kategori akan makin membesar bila pemerintah tidak secepatnya memberikan solusi. Honorer K2 se-Indonesia sudah cukup lama bersabar dan ini tidak bisa dikendalikan lagi.
"Saya sudah menyaksikan sendiri bagaimana aksi-aksi honorer K2. Semakin ganas guru-guru di daerah," ujar Lukman kepada JPNN, Jumat (21/9).
Guru honorer K2 dan non kategori bersatu untuk melawan kebijakan pemerintah. Mereka juga mendesak kepala daerah dan DPRD untuk mencarikan solusi.
"Kami di daerah semakin didesak guru honorer. ADKASI pun sudah memberikan dukungan dengan mendesak revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN). Tinggal pemerintah ini yang harus bersikap," ujarnya.
Dia menegaskan, pemerintah harus secepatnya mengambil sikap. Jangan sampai gelombang aksi kian besar. Dia juga khawatir ada oknum-oknum tertentu yang ingin memanfaatkan massa honorer K2 jika masalah ini tidak segera dicarikan solusinya.
Saat ini, lanjutnya, aksi honorer K2 masih terkendali. Lewat audiensi, demo, istighosah dan mogok. Namun, bila ini dibiarkan terus tanpa solusi akan berbahaya.
"Di Bintuni sudah ada yang segel kantor. Ini K2 mulai berani. Mereka akan buat aksi protes yang bisa menarik perhatian pemerintah. Namun ini jangan disalahkan karena kondisi mereka terjepit. Barangkali kita juga akan seperti itu bila berada di posisi mereka. Adkasi akan terus berada di belakang honorer K2 untuk memperjuangkan hak mereka menjadi CPNS.
Beberapa Hambatan Yang Mungkin Terjadi Pada CPNS Online dan Solusinya
Panduan Aplikasi Sibos Pintar Terbaru 2019/2020
![]() |
| Panduan Sibos Pintar Terbaru |
Apa Kegunaan Aplikasi Sibos Pintar ?
Cara Instal Aplikasi Sibos Pintar
- Download Aplikasi Sibospintar Disini
- Setelah aplikasi terunduh, proses selanjutnya yaitu menginstal.
- Silakan buka folder unduhan "Setup SIBOS_PINTAR_2018_09_12", berupa file .rar
- Ekstrak file rar tersebut dengan menggunakan aplikasi ekstrak seperti WinRar, Winzip, atau 7Zip
- Setelah diekstrak, buka folder hasil ekstrak tersebut, yang didalamya terdapat dua file
- Pilih file "Setup" atau "SetupSIBOSPINTAR" dua kali
- Maka akan muncul jendela instalasi (SetupSIBOSPINTAR).
- Klik/Pilih "Next"
- Setelah itu klik "Select Instalation Folder"
- Biarkan apa adanya kemudian Pilih "Next". Apabila Anda ingin melakukan perubahan lokasi pemasangan dan pilihan penggunaan (User).
- Akan tampil "Confirm Installation", Klik “Next
- Proses instalasi sedang berjalan, silakan tunggu sampai selesai
- Bila selesai akan muncul "Installation Complete" Berarti aplikasi berhasil terinstal. Klik Close
Cara Mengisi Siswa di Sibos Pintar Dalam Merekap Forum
Download Panduan Dan Aplikasi Versi terbaru
Inilah Solusi Dari Pak menteri Untuk Honorer K2 Usia Tua
Koordinator Wilayah Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Sulawesi Selatan (Sulsel) Sumarni Azis membandingkan dengan usia bakal cawapres KH Ma'ruf Amin yang sudah 75 tahun. Dengan usia tersebut, Kiai Ma'ruf masih bugar.
"Wapres mengurus negara yang berpenduduk 250 juta jiwa. Usia 70 tahun yang lansia saja bisa, apalagi kami yang belum 70 tahun. Kami tugasnya hanya khusus mendidik siswa yang dalam satu kelasnya paling banyak 40 orang," ungkap Sumarni kepada JPNN, Selasa (11/9).
Yang aneh, lanjutnya, pemerintah malah tidak meloloskan honorer K2 tua. "Ini aneh, usia 35 tahun ke atas tidak bisa lolos. Negara macam ini? Kami serasa tinggal di negeri dongeng," ketusnya.
Baginya, PermenPAN-RB 36/2018 tentang rekrutmen CPNS 2018 adalah turunannya produk rezim diskriminatif. Pemerintah juga dinilai telah melakukan fait accompli honorer K2 tua (di atas 35 tahun) dan K2 muda (di bawah 35 tahun).
"Buat apa alokasinya hanya untuk K2 usia 35 tahun ke bawah. Sementara K2 itu satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan termasuk jabatan administrasi dan tenaga teknis lainnya," cetusnya.
Korda FHK2I Sulawesi Barat Padli Fadel juga menyayangkan cara pemerintah menyelesaikan masalah K2. Bukannya menyelesaikan malah menimbulkan kericuhan baru. Sebab, selama ini yang berjuang justru honorer K2 tua.
"Di antara honorer K2 jadi terpecah belah. Yang tua merasa berjuang malah dianulir. Yang muda malah diangkat. Pemerintah sudah mengajarkan rakyat terpecah belah," kritiknya.Mayoritas honorer K2 (kategori dua) kecewa lantaran tidak bisa ikut tes CPNS 2018. Mereka terganjal faktor usia dan formasi yang terbatas. Di sisi lain, pemerintah merasa telah memberikan perhatian kepada tenaga honorer K2.
"Tahun ini pemerintah membuka 13.347 formasi khusus untuk honorer K2, sebanyak 12.883 formasi untuk guru dan 464 tenaga kesehatan. Bagi yang memenuhi persyaratan untuk menjadi CPNS, silakan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Syafruddin, Senin (10/9).
Pemerintah sejatinya sudah memberikan perhatian yang sangat besar kepada honorer. Sampai 2014, pemerintah sudah mengangkat 1,1 juta lebih honorer menjadi PNS atau sekitar 25,6 % dari total jumlah PNS sebesar 4,3 juta lebih. Dari jumlah tersebut, 900 ribu lebih dari honorer K1 dan 195 ribu lebih dari honorer K2.
"Secara de jure, persoalan honorer ini sebenarnya sudah selesai. Sesuai PP 56 Tahun 2012, pemerintah telah memberikan kesempatan terakhir kepada honorer K2 untuk mengikuti seleksi pada 2013," ungkapnya.
Mantan wakapolri ini meminta kepada honorer K2 yang tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS, tidak usah kecil hati. Nanti bisa mengikuti seleksi sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), setelah PP-nya ditetapkan pemerintah.
"Pemerintah sedang menyiapkan solusi terbaik untuk honorer K2 di atas 35 tahun. Jangan kecewa dulu dan sebaiknya tenang," ipungkas Syafruddin.
Kisi-Kisi Soal CPNS 2018, Honorer Harus Siap
Pemilik lembaga tempat les untuk tes CPNS Akses Education Centre, Widi Adia Nugraha mengatakan pada dasarnya soal-soal dalam tes CPNS berasal dari materi-materi yang pernah dipelajari sewaktu sekolah.
Namun, banyak materi tersebut tidak dibahas lagi ketika memasuki jenjang yang lebih tinggi. Ia mencontohkan materi kebangsaan pancasila.
"Contohnya itu tes soal kebangsaan pancasila. Jadi itu soal-soal sebenarnya pernah dipelajari di sekolah dan sekarang jarang dibuka lagi misal kuliah jurusan sosial pasti sudah jarang hitung-hitungan lagi," kata dia kepada detikFinance, Sabtu (8/9/2018).
Lebih lanjut, ia memaparkan pada dasarnya calon pelamar harus mengetahui betul tipe soal tes CPNS. Karena ada yang sulit maupun ada yang mudah.
"Jadi kenali tipe soalnya ya ada mudah dan ada yang susah. Contoh mudah yang dilakukan di kehidupan sehari, misal yang mudah itu implementasi dari pancasila kedua di kehidupan sehari-hari dan kalau yang sulit ya kayak sebutkan ayat nomor berapa menjelaskan apa," papar dia.
Sementara itu, nantinya ada tiga penilaian dalam tes CPNS tersebut, yaitu tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP).
WADUH!! HONORER K2 USIA TUA TIDAK BISA IKUT CPNS 2018 TERUS GIMANA DONG?
"Kami akan terus melakukan lobi-lobi. Semua anggota DPRD Kabupaten bergerak untuk membantu perjuangan honorer K2," ujarnya Ketum ADKASI Lukman Said kepada JPNN, Jumat (7/9).
Lukman menyatakan, saat ini yang harus dilakukan adalah mendorong revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) dipercepat. Itu sebabnya dalam rakernas honorer K2 pada awal Oktober mendatang, misi utamanya adalah menggolkan revisi UU ASN. Ini agar honorer K2 tua bisa diangkat CPNS.
"Mudah-mudahan Presiden Jokowi bisa hadir sehingga beliau mendengar sendiri keluhan rakyatnya. Rakyat yang bertahun-tahun mengabdi dengan gaji rendah. ADKASI selalu di belakang K2," ucapnya.
Politikus PDIP ini menilai, masa penantian honorer K2 sudah terlalu panjang. Wajar bila mereka minta tahun ini diangkat CPNS mumpung masih diberikan umur.
Honorer K2 Punya 3X Kesempatan Ikut CPNS
Mereka tetap harus mengikuti tes atau seleksi CPNS seperti pelamar umum lainnya. Selain itu usia maksimal 35 tahun juga berlaku bagi para tenaga honorer K2.
Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri PAN-RB PAN-RB 36/2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS 2018.
"(Honorer, Red) Diberikan kesempatan. Karena honorer itu di dua tahun lalu sudah diangkat, kalau nggak salah ratusan ribu. Ini sekarang masih ada sisa. Nggak terlalu banyak lagi," ujar Syafruddin usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kamis (6/9).
Dalam seleksi CPNS tahun ini, tidak ada jaminan tenaga honorer K2 pasti lolos seleksi. Sebab seleksi murni mengukur kemampuan saat tes. Meskipun begitu pemerintah bakal mencarikan jalan lainnya untuk para honorer yang tidak lolos seleksi itu.
"Masih ada tiga kali kesempatan," ungkap dia. Tapi dia tidak menjelaskan lebih detail tiga kali kesempatan itu apa saja.
Pendaftaran CPNS 2018 Resmi Dibuka, Pendidikan Jadi Prioritas
"Jadi pendaftaran CPNS 2018 dibuka serentak 19 September. Dalam dua pekan ini pelamar sudah bisa menyiapkan berkas-berkasnya," kata Kepala BKN yang juga Ketua Panselnas Bima Haria Wibisana di depan para pejabat daerah di Jakarta, Kamis (6/9).
Dia menambahkan, pendaftaran berlangsung sekitar dua minggu. Dan yang memenuhi syarat akan diumumkan pada 16 Oktober 2018.
Sedangkan pelaksanaan tes computer assisted test (CAT) seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) digelar 20 Oktober.
"Hasil tesnya akan kami umumkan 30 November," ucap Bima.
Kuota CPNS yang disiapkan tahun ini adalah 238.015 orang. Penetapan ini dipertegas dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PermenPAN-RB) Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018. Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 diterbitkan sebagai persiapan pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018.
Dia menjelaskan, berdasarkan PermenPAN-RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018, dinyatakan bahwa Total alokasi penetapan kebutuhan untuk Instansi Pusat dan Daerah sejumlah 238.015. Dengan rincian Instansi Pusat sebanyak 51.271; dan Instansi Daerah sebanyak 186.744.
Adapun prioritas penetapan kebutuhan PNS 2018 adalah bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur; jabatan fungsional; dan jabatan teknis lain.
Jadwal CPNS 2018, Ayo Siapkan Dari Sekarang
Pendaftaran dimulai 19 September, dilakukan serentak secara daring/online oleh Panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui portal pendaftaran daring/online (sscn.bkn.go.id).
Berikut tahapan seleksi CPNS 2018 sebagaimana disampaikan Kepala BKN yang juga Ketua Panselnas Bima Haria Wibisana di depan para pejabat daerah di Jakarta, Kamis (6/9).
Pendaftaran CPNS 2018 resmi dibuka 19 September mendatang. "Dalam dua pekan ini pelamar sudah bisa menyiapkan berkas-berkasnya," kata Bima Haria Wibisana.
Pengumuman yang lolos syarat administrasi akan diumumkan pada 16 Oktober 2018.
Pelaksanaan tes computer assisted test (CAT) seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) digelar 20 Oktober.
Hasil tes diumumkan 30 November 2018.
sumber : jpnn.com
MAU IKUTAN CPNS, INILAH PERSYARATAN UMUM CPNS TERBARU
Persyaratan ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.
"Ada persyaratan umum dan khususnya. Yang khususnya ditentukan instansi penerima CPNS," ujar Bima yang juga kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta, Kamis (6/9).
Adapun persyaratan umumnya adalah calon pelamar merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat yang sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan/atau Kementerian Agama.
Untuk lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri dan Program Studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT) dan terdaftar di Forlap Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi saat kelulusan.
"Instansi bisa menetapkan persyaratan tambahan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing jabatan, kecuali persyaratan akreditasi perguruan tinggi," terangnya.
Total alokasi penetapan kebutuhan untuk Instansi Pusat dan Daerah sejumlah 238.015. Dengan rincian Instansi Pusat sebanyak 51.271 dan Instansi Daerah sebanyak 186.744 orang. Pendaftaran bakal dibuka serentak pada 19 September mendatang.
Daftar resmi nama honorer GTT PTT K2 yang lolos seleksi CPNS 2018 Ternyata Hoak
Kompas.com menelusuri laman tersebut. Saat laman tersebut dibuka, terdapat beberapa informasi. Ketika informasi daftar nama guru honorer GTT K2 PTT tersebut dibuka, terdapat keterangan seperti ini:
REKRUTMEN CPNS 2018 PRIORITASKAN HONORER K2, APA BENAR?
Dia menyebut sesuai ketentuan penerimaan CPNS 2018, honorer K2 akan lebih diprioritaskan bagi mereka yang memenuhi syarat.
Jadi saat penerimaan CPNS nanti, ada namanya tes umum dan khusus. Peserta umum ikut seleksi umum, honorer K2 bisa ikut tes khusus. Tapi syaratnya umur mereka harus di bawah 35 tahun terhitung 1 Agustus," ungkapnya.
Namanya tes khusus, tentu mendapat keringanan. Tes khusus ini hanya tes kemampuan dasar (TKD) dan lebih mudah dari mengikuti tes umum. Skala kesulitannya lebih rendah, dan juga lebih diprioritaskan," katanya.
Kalau peserta umum ikut tes kemampuan dasar, dan lain misalnya kesehatan dan wawancara.
Untuk honorer ini, lanjut Dewa, pihaknya awalnya mengusulkan 698 orang khusus K2 guru dan tenaga teknis kesehatan.
"Tapi setelah kita verifikasi yang bisa ikut tes khusus CPNS hanya 21 guru. Untuk tenaga teknis kesehatan sudah semua jadi CPNS," jelasnya seperti dilansir Kantor Berita RMOLSumsel, Minggu (2/9).
Mereka yang memenuhi syarat tes khusus ini yakni sudah mengabdi puluhan tahun, status K2, pendidikan S1, dan usia di bawah 35 tahun.




